Published by Aditya Kurniawan • 04 Apr 11:35
eproc 4991x dilihat
Berita

LKPP-PPS Korea Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Pengadaan


Seoul –LKPP mengadakan pertemuan bilateral dengan Public Procurement Service Korea Selatan, Kamis (31/03), untuk menindaklanjuti perjanjian (MoU) peningkatan kerja sama di bidang pengadaan yang sebelumnya telah ditandatangani pada Oktober 2015 lalu. 

Kerja sama ini merupakan perpanjangan dari perjanjian sebelumnya guna mendukung penciptaan pasar pengadaan yang kondusif. Selain membahas kebijakan dalam mengoptimalkan katalogisasi produk, kedua belah pihak pun menyepakati diadakannya transfer teknologi melalui pertukaran profesional di bidang IT.

“Pada tahun ini ada dua area yang akan dikembangkan dalam hal transfer teknologi di bidang pengadaan barang dan jasa, yaitu policy developmentdan IT development. Kita sepakat untuk mengirimkan IT professional yang dimiliki LKPP dan PPS Korea untuk saling belajar sistem yang dimiliki masing-masing,” ujar Kepala LKPP Agus Prabowo.

Menurut Agus,  pasar pengadaan di Indonesia memiliki potensi yang besar dalam mendukung peningkatan perekonomian di Indonesia. Apalagi, hal ini merupakan suatu peluang bagi para pengusaha asing untuk turut membantu menguatkan pasar domestik Indonesia. Dengan demikian, iklim usaha akan semakin tumbuh dan pasar di Indonesia pun akan semakin berdaya saing.

“Dengan kondisi geografis Indonesia yang begitu besar dan luas, LKPP tidak dapat melakukannya sendiri. Namun, (LKPP) harus dibantu oleh semua pihak untuk menciptakan pasar besar,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Agus, PPS Korea juga tengah mengajukan teknis kerja sama dengan KOICA dalam hal technical assistance untuk pengembangan sumber daya manusia di LKPP.

“Sebagai lanjutannya, atas usulan PPS Korea, tahun 2017 besar kemungkinan akan ada technical assistance dari KOICA untuk capacity buildingdalam bentuk short course selama 2-3 minggu di Korea. Dan LKPP juga akan mengirimkan kandidat terbaiknya untuk belajar di sana,” kata Agus bersemangat.

Kepala LKPP Agus Prabowo bertukar cenderamata dengan Administrator PPS Korea Selatan Chung Yangho saat berkunjung ke Korea Selatan. Kedua pihak sepakat untuk menajamkan bentuk kerjasama dalam bidang pengadaan barang/jasa pemerintah

Dalam perhelatan Korea Public Pocurement Expo (KOPPEX) 2016 di Goyang-si, Rabu (30/3), Public Procurement Service (PPS) Korea mengundang lebih dari 250 perusahaan untuk mempromosikan produk dan teknologi terbaru yang dimilikinya.

Selain pameran, PPS juga mengundang partisipan dari beberapa organisasi dunia dan negara-negara di Asia – Afrika seperti World Trade Organization (WTO), Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), International Trade Centre (ITC), Eurasian Economic Commission (EEC), Iran (Iran Center for e-Commerce Development), Indonesia (National Public Procurement Agency), Algeria (Economic and Social Council), China, Vietnam, dan Philipines untuk menjelaskan tentang Global Government Procurement Market Accessibility yang terjadi di negara masing-masing. (res/eng)

Sumber : www..lkpp.go.id


Share on Social Media

Category

Popular

95288x dilihat
LKPP Resmi Keluarkan Format Standar Dokumen Pengadaan Terbaru
69544x dilihat
E-katalog LKPP Tambah Fitur Fasilitas Pelayanan Informasi
50779x dilihat
Identifikasi Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) SPSE v4.4
33105x dilihat
Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP)
26328x dilihat
Rapat Implementasi SPSE 3 dan 4

New

13 Jun 14:05
Percepat Transormasi Digital PBJ, Dir. SPD Selenggarakan BIMTEK LPSE SPSE untuk 4 DOB Papuas
27 Feb 13:22
Pemberitahuan Migrasi Server LPSE Kab.Lumajang
16 Nov 15:15
Pemberitahuan Gangguan Teknis Server LPSE Kota Bukittinggi
15 Nov 13:51
LKPP Serahkan 17 Standar LPSE dan Apresiasi Atas Pencapaian Tingkat Kematangan UKPBJ Level Proaktif Kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI
31 Oct 09:24
Pemberitahuan Maintenance Server LPSE Kota Tangerang Selatan