Ditulis oleh Aditya Kurniawan • 02 Jul 18:57
eproc 890x dilihat
Berita

Persiapan Rilis SPSE 4.3 Seksi Pengembangan Aplikasi SPSE Gelar Usability Testing


Bogor – Dalam rangka penyesuaian Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.3 dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta persiapan rilis aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 4.3, Seksi Pengembangan Aplikasi SPSE, Sub Direktorat Pengembangan Aplikasi dan Teknologi Informasi, Direktorat Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik, mengggelar Usability Testing Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik Versi 4.3, pada Kamis, 28 Juni 2018 lalu, di Hotel Aston Sentul, Bogor. Acara ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari 28 s.d. 30 Juni 2018, dengan turut menggundang Kementerian dan Lembaga sebagai peserta.  

Selama tiga hari pelaksanaannya, Gelaran ini diisi dengan materi terkait dengan aplikasi SPSE versi 4.3 yang merupakan versi terbaru dari hasil penyesuaian Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018. Materi pertama disampaikan langsung oleh Gatot Pambudhi Poetranto Selaku Direktur Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik, Beliau menyampaikan materi terkait kebijakan e-Procurement Nasional, dalam paparannya Gatot membahas beberapa hal penting tekait Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik yang terkandung dalam Peraturan Presiden terbaru.



Pertama, terkait e-Gov Procurment yang diatur dalam Pasal 69 Perpres No. 16 Tahun 2018, kedua, sistem e-Procurement Nasional yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), ketiga, e-Market Place yang diatur dalam Pasal 70, dan yang paling penting adalah pembahasan terkait SPSE dimana aplikasi SPSE sesuai Pasal 71 Perpres No. 16 Tahun 2018 mempunyai ruang lingkup mulai dari perencanaan pengadaan, persiapan pengadaan, pemilihan penyedia, pelaksanaan kontrak, serah terima pekerjaan, pengelolaan penyedia, dan katalog elektronik, yang berarti SPSE versi terbaru memiliki Interkoneksi dengan sistem perencanaan, penganggaran, pembayaran, manajemen aset, dan sistem informasi lain yang terkait dengan SPSE.

Melanjutkan materi terkait Aplikasi SPSE, Kepala Subdirektorat Pegembangan Aplikasi dan Teknologi Informasi, Dodi Wahyugi, memberikan materi lanjutan, Beliau menyampaikan materi terkait persiapan implementasi aplikasi SPSE 4.3 berupa sosialisasi serta bimbimngan teknis aplikasi yang direncanakan akan dimulai pada bulan Agustus sampai dengan Desember 2018, lalu dilanjutkan dengan penjelasaan terkait apa saja yang menjadi perdoman pengadaan secara elektronik.



Pedoman tersebut terdiri dari, Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Peraturan Lembaga LKPP Nomor 8 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Melalui Swakelola, Peraturan Lembaga LKPP No 9 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Melalui Penyedia, Keputusan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan tentang Standar Dokumen Pengadaan, Keputusan Deputi Bidang Monitoring Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi tentang Syarat dan Ketentuan Penggunaan Aplikasi SPSE, serta Keputusan Deputi Bidang Monitoring Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi tentang Panduan Penggunaan Aplikasi SPSE.

Lalu dilanjutkan pemaparan terkait perubahan serta fitur terbaru apa saja yang ada dalam aplikasi SPSE versi 4.3, adapun perubahan yang  terjadi antara lain,
  • Perubahan Istilah umum:
    • ULP menjadi UKPBJ
    • Lelang menjadi Tender
    • Pokja ULP menjadi Pokja Pemilihan
    • Dokumen Pengadaan menjadi Dokumen Pemilihan
    • K/L/D/I menjadi K/L/PD
  • Jenis Kontrak
    • Lump sum menjadi Lumsum
    • Harga Satuan (tetap)
    • Gabungan Lumsum dan Harga Satuan (tetap)
    • Terima Jadi (tetap)
    • Kontrak Payung (tetap)
    • Waktu Penugasan (baru), mirip seperti Harga Satuan namun digunakan untuk konsultan yang ruang lingkup pekerjaannya belum dapat didefinisikan
  • PPK menginput Persiapan Pengadaan
    • Upload KAK/Spesifikasi
    • Input HPS
    • Input rancangan Kontrak
  • Penambahan peran (role) Pengelola Pengadaan (diperankan oleh Kepala ULP)
    • Pembagian paket pengadaan kepada Pokja Pemilihan
  • Metode Tender 

    Keterangan :

    javascript:void(0)
  • Reverse Auction
    • Tender Cepat
    • Penyedia yang memasukkan penawaran hanya 2
  • Upload Jaminan Penawaran dan Sanggah Banding untuk Konstruksi
Mengakhiri paparannya Dodi menyampaikan bahwa kedepannya pengembangan SPSE 3.6 dan 4.2 tidak lagi di-support dan penggunaan SPSE 4.3 diwajibkan untuk Pengadaan Tahun Anggaran 2019, serta nantinya di dalam SPSE 4.3 terdapat fitur Java Installation Manager (JAIM) agar Admin PPE dapat meng-update secara mandiri aplikasi SPSE jika terdapat fitur baru atau error (bug). Sesi selanjutnya, dilanjutkan dengan Uji Coba aplikasi SPSE 4.3, yang dipandu langsung oleh Rizky Dwi Raharjo dan Bambang Saputra selaku trainer yang mendemokan bagaimana penggunaan aplikasi SPSE 4.3.  

workshopUsability testing aplikasi SPSE 4.3Uji coba SPSE 4.3

Kategori

Populer

1297x dilihat
PT Philips Indonesia Commercial Adakan Program Promosi
890x dilihat
Persiapan Rilis SPSE 4.3 Seksi Pengembangan Aplikasi SPSE Gelar Usability Testing
871x dilihat
Gangguan Teknis Aplikasi SiRUP LKPP
852x dilihat
Perpindahan sementara domain LPSE Kabupaten Donggala
770x dilihat
Persiapkan Perpres Baru, LKPP Sosialisasi Katalog Elektronik dan E-Purchasing Di Kota Malang

Terbaru

24 Sep 19:52
Himbauan terhadap Undangan Kegiatan Palsu yang Mengatasnamakan LKPP
24 Sep 19:37
Undangan Sosialisasi e-Katalog dan e-Purchasing di Kota Batam
21 Sep 12:32
Antuasiasme Para Peserta Rekrutmen Pengelolaan Katalog Saat Ikuti Seleksi Kompetensi Bidang
19 Sep 23:46
Pemeliharaan Server LPSE Kab. Pesisir Barat
19 Sep 15:55
Pengumuman kerusakan server dan perangkat pendukung LPSE Way Kanan